Lewati ke konten
Support
Survivor · S54

Aurora Stardotter

Role
Saviour of the People
Aurora Stardotter
Aurora Stardotter
S54 AuroraStardotter Portrait.png
Gender Wanita
Peran Saviour of the People
Asal Terra Primus
DLC Chorus of Sin
Pengisi Suara Claire Vousden (Voice Actress)
Harga 9,000 Iridescent Shards

500 Auric Cells

Musik Menu

Aurora Stardotter adalah salah satu dari 55 Survivor yang saat ini hadir di Dead by Daylight.

Ia diperkenalkan sebagai Survivor dari Chorus of Sin, Chapter DLC yang dirilis pada 25 Agustus 2026.


Ringkasan

Store Aurora.png

Aurora Stardotter dianggap sebagai penyelamat bagi rakyatnya dan memperoleh wawasan tentang masa depan dengan membaca bintang.

Perk personalnya, Fruits of Your Labor, Salvation's Cry dan Boon: Steadfast, memberikan keuntungan khusus saat menyelesaikan Generator, koordinasi strategis selama chase, dan perbaikan Generator yang efisien.

Lore

T UI S54 storeBackground.png

Kutipan dari The Queen Rylan Book of the Reformed Aurorans:
“Maka, di pusat Ultracapitalis, Dewan memutuskan bahwa Aurora Stardotter dan para Searcher yang ditawan akan dihukum mati. Mereka dibawa dengan rantai ke sebuah festival besar dan dijadikan korban Inkuisisi demi hiburan rakyat. Dengan tangan berlumuran darah, Dewan bersumpah bahwa semua Searcher suatu hari nanti akan dimusnahkan, seperti First Searcher yang telah dihancurkan sejak lama.

Namun ketika eksekusi dimulai, bencana besar menimpa Ultracapitalis, dan namanya di antara para Celestial adalah Judgment. Dan Judgment berkata, ‘Kalian yang memerintah Terra Primus telah berani mencari kekuatan para Dewa, dan kalian yang mengikuti telah membiarkannya. Maka kalian semua telah dihakimi!’

Dari Judgment muncul seberkas cahaya besar yang membelah kota. Dataplex dan aliran preon dimusnahkan, dan sentio-circuitry rakyat pun tertidur.

Dewan dihantam oleh cahaya yang membakar, begitu pula anak-anak, para ibu, dan Searcher tanpa terkecuali.

Dari kehancuran itu, Aurora muncul, dan ia melihat reruntuhan di tempat Ultracapitalis pernah berdiri. Maka ia mencari para Searcher yang tersisa, karena mereka telah menjadi keluarganya sejak ia menolak ibu dan ayahnya dan mengambil nama Stardotter.” (Marika's Declaration, 9:14-20)


“Di sepanjang jalannya, banyak yang tewas; sebagian dihabisi oleh Judgment, sebagian lagi dibunuh oleh kaum barbar yang berperang demi tanah dan roti. Mencari perlindungan di dalam gua, Aurora menemukan delapan orang malang yang pernah ia kenal sebagai Searcher.

Ia berkata, ‘Bangkitlah, Searcher! Apakah jiwa kalian akan meredup selagi bintang masih bersinar? Bawakan telereseptormu kepadaku, agar aku bisa menatap kosmos.’ Dan matanya yang tajam melihat ramalan dari langit, lalu ia menuntun para Searcher menuju air jernih dan bukit-bukit terjal.” (Sang Legat, 4:10)


“Seiring berlalunya tahun, Judgment kembali berkali-kali untuk meratakan Terra Primus, menghancurkan daratan dan mengeringkan sungai-sungai. Namun berkat tatapan Aurora, yang mempelajari wahyu dari bintang-bintang, permukiman Stellanatis tetap bertahan.

Suku-suku di tanah tandus kurang beruntung, dan penderitaan membuat mereka semakin liar. Semua menginginkan hasil Stellanatis, tetapi tidak ada yang lebih dari para Arbiter yang memuliakan Judgment dan membunuh atas nama-Nya, bukan karena iman melainkan karena ketakutan yang pengecut.

Para Arbiter menyerang Stellanatis berkali-kali. Sebagian mereka bunuh, sebagian mereka perbudak. Namun Aurora menolak tunduk pada kejahatan seperti itu. Melalui telereseptornya, ia melihat rencana para Arbiter di kosmos, dan ketika mereka kembali berbaris ke Stellanatis, mereka mendapati Aurora sendirian di hadapan mereka dengan banyak senjata mengarah ke punggung mereka. Kalah, mereka melarikan diri ke tanah tandus, karena mereka tidak sanggup melawan wanita yang berjalan bersama takdir.” (Larichus, 10:1-5)


“Pada akhirnya, suku-suku di tanah tandus menyadari kebodohan mereka, karena mereka telah kehilangan lebih dari yang sanggup mereka tanggung. Maka para pemimpin mereka datang ke gerbang Stellanatis, meletakkan senjata, dan memohon keselamatan kepada Aurora. Dengan belas kasih yang besar, Aurora menerima para suku dan menyatukan mereka. Rakyat dipenuhi iman, dan atas namanya mereka menyebut diri mereka Aurorans.” (Transgressions, 5:12)

“Selama bertahun-tahun, negeri ini mengenal kedamaian, hingga Judgment kembali dan menghantam dinding Stellanatis sampai hanya tersisa bukit-bukit debu di tempatnya. Aurora bersujud di hadapan Celestial dan berkata, ‘Bebaskan rakyat ini dari murkamu, karena akulah yang mereka ikuti. Hakimi aku, sebab aku hendak naik ke surga dan membersihkan para Celestial dalam lautan api.’

Menghadapi pembangkangan itu, Judgment menyatakan, ‘Rakyatmu adalah busuk bagi alam semesta, dilindungi oleh tanganmu. Hukumanmu adalah pengasingan, dan selama kau pergi, rakyatmu akan meluluhlantakkan segala yang telah kau bangun, dan mereka akan tenggelam dalam darah yang mereka tumpahkan kepada sanak mereka sendiri.’

Judgment menghantam Aurora dengan cahaya yang membutakan, dan di tempat ia berdiri hanya tersisa kehampaan. Rakyat berlutut dan menangisi penyelamat mereka yang hilang. Namun saat teriakan Aurora masih bergema, ia memanggil awan besar Darkest Shadow. Judgment menjerit ketakutan, dan meski berusaha melarikan diri, Darkest Shadow menguasainya dan tumbuh hingga sebuah menara hitam berdiri di atas Stellanatis. Ketika menara itu surut, Judgment pun lenyap.” (Kelglen's Declaration, 14:11-15)


“Para Aurorans bersukacita, karena akhirnya mereka bebas dari Judgment. Mereka mengembara di tanah-tanah sambil memproklamasikan bahwa meski Aurora diasingkan, mereka akan meneladani Darkest Shadow-nya: siapa pun yang menentang Aurorans akan dilahap asap hitam. Pertama mereka melemparkan para Arbiter ke dalam api, lalu orang-orang yang tidak percaya, agar Aurora dapat kembali ke dunia yang telah disucikan.

Demikianlah jalan Aurora Stardotter.

Demikianlah jalan Darkest Shadow.” (Marika's Declaration, 25:6)

Loadout

Unique Perks

Aurora memiliki 3 Perk yang unik untuk dirinya:

T UI iconsPerks BoonSteadfast.png Boon: Steadfast Tekan dan tahan tombol Active Ability di sebuah Dull Totem atau Hex Totem untuk mem-bless-nya dan membuat Boon Totem.
Semua Survivor dalam jarak 24 meter mendengar denting lonceng yang lembut dan mendapat Efek Boon:

Generator dalam jangkauan Boon ini:

  • Regresinya -50 % lebih lambat.
  • Diperbaiki Survivor +8/9/10 % lebih cepat.
  • Aura-nya terlihat oleh Survivor selama berada dalam jangkauan Boon.
Survivor cuma bisa terkena satu efek Boon: Steadfast dalam satu waktu.

Cuma satu Totem yang bisa di-bless oleh Boon Perk kamu dalam satu waktu, dan semua efeknya aktif di Boon Totem yang sama.

"Apa yang dihasilkan tanganmu akan berhasil, sebab tanganmu dituntun oleh iman." — (Enlightenments, 2:10)

T UI iconsPerks FruitsOfYourLabor.png Fruits of Your Labor Setiap kali sebuah Generator selesai, dapat satu Token.

Setiap kali kamu selesai memperbaiki sebuah Generator, untuk setiap Token yang dimiliki perk ini:

  • Dapat Status Effect Haste sebesar +5 % selama 2 detik.
  • Dapat 10/15/20 % progres penyembuhan.

"Dan saat bata terakhir dipasang di tembok Stellanatis, rakyat pun bersuka cita." — (Kelglen’s Declaration, 9:9)

T UI iconsPerks SalvationsCry.png Salvation's Cry Saat Killer mulai mengejarmu:
  • Kamu melihat aura Survivor lain selama 1/2/3 detik.
  • Survivor yang tidak dikejar melihat auramu selama 5 detik
  • Survivor yang tidak dikejar melihat aura Killer selama 5 detik

"Semoga kamu melihat seperti para bintang melihat." — (Auroran Blessing)

Prestige

Melakukan prestige pada Aurora akan otomatis menambahkan Tier I dari Unique Perk-nya ke inventaris semua Survivor lain dan membuka kemampuan agar versi tier lebih tinggi mereka dapat muncul di Bloodweb mereka.

Prestige Aurora dua kali lagi untuk otomatis menambahkan Tier II dan Tier III masing-masing ke inventaris Survivor lainnya.

DLC

Magnifying Glass Icon.png Artikel utama: Downloadable Content

Aurora merupakan bagian dari 1 DLC:

Trivia

General

  • Aurora adalah Survivor pertama yang dibuat oleh komunitas sebagai bagian dari The Grimoire.
  • Aurora adalah Survivor perempuan lanjut usia pertama dalam game.
  • Berdasarkan voting dari komunitas, Aurora adalah karakter yang memadukan spiritualitas dan sains, yang dalam beberapa konteks bisa dianggap sebagai sihir oleh sebagian orang dan karenanya keliru dipersepsikan sebagai penyihir, menurut pengembang dalam Ask Me Anything - About the Grimoire![1]
  • Aurora memiliki 3 nama alternatif sebelum diputuskan oleh komunitas.
    • Imogen
    • Grace
    • Michelle
  • Sebelum desain Aurora diputuskan, sebagai bagian dari The Grimoire ada 3 wajah alternatif yang bisa dipilih oleh komunitas.
    • Dalam salah satunya, ia awalnya bisa menjadi Survivor perempuan muda dengan rambut biru.
    • Dalam konsep art lainnya, ia bisa menjadi Survivor laki-laki muda berambut merah atau Survivor laki-laki lanjut usia berkulit hitam.
  • Aurora memiliki 3 perk alternatif sebelum 3 perk final diputuskan oleh komunitas.
    • Shooting Stars adalah perk yang memberi dan membagikan Elusive kepada Survivor.
    • What Goes Around adalah perk yang menyimpan token untuk durasi stun yang lebih lama.
    • Avaunt! adalah perk yang memberi Haste[2] saat menakuti Crows.
      • Saat ini belum diketahui apakah perk-perk ini akan kembali dalam bentuk tertentu.

Musik Tema Lobby

Properti Lobby

  • Aurora berinteraksi dengan sebuah buku dalam animasi lobi-nya.

Lore

  • Aurora berasal dari Terra Primus, bumi yang sama tempat asal The Observer, Terra Primus adalah dunia yang sangat maju secara teknologi di mana batas antara sihir dan teknologi menjadi kabur.

Dialog Suara

  • Aurora adalah Survivor bersuara ke-25 sejak Ash Williams.
  • Aurora adalah Survivor ke-13 yang aktif berbicara di Trial sejak Nicolas Cage.
  • Aurora memiliki voice line terhadap Judgment.
Voice Line Audio
Awal Trial
"Mereka akan mencoba menghancurkan kita."
"Aku bukan korban siapa pun."
"Inikah yang diperingatkan langit malam?"
"Sebuah ilusi besar.."
"Mereka ingin membuat kita menderita."
"Tak ada kekuatan yang lebih tinggi akan menyelamatkan kita."
"Ini tidak adil."
"Aku harus mengingat ramalan-ramalan."
"Kutukilah para Celestial."
"Aku tak bisa menyangkal ketakutan ini."
"Kekuatan. A-aku harus menunjukkan kekuatan."
"Seperti yang telah diramalkan."

Voice Line Audio
Hooked
"Tolong bantu aku..!"
"Luka.. ini..! Darah ini..!"
"Belum.. belum waktuku.."
"Tangan.. bantu aku!"
"Kuat.. tetap kuat..!"
"Tolong..! Seseorang, tolong!"
"Tolong.. Seseorang.. tolong..!"
"Luka.. mengerikan..!"
"Bagaimana aku bisa kabur..!?"
"Ada orang?!"
"Di sini! Di sebelah sini!"
"Sakitnya..!"
"Sakit.. sekali..!"
"Nasib.. kejam.."

Voice Line Audio
Hooked - Fase Struggle
"Menjauh..! Pergi dari sini!"
"Tidak ada siapa-siapa..!?"
"Aku.. tidak bisa..!"
"Langit... memanggil.."
"Langit... memanggil.."
"Hanya rasa sakit!"
"Kematian...? B-belum...!"
"Kematian...? Belum.. belum..!"
"Kematian...? Belum yaa..!"
"Tidak lagi!"
"Tak ada.. cahaya..!"

"Bintang.. meninggalkanku..!"
"Darah.. sebanyak ini..!"
"Darah sebanyak ini!"
"Aku.. sudah mencoba..!"
"Tak ada bintang..! Hanya kegelapan!"


Voice Line Audio
Dibantu (Disembuhkan)
"Kamu baik sekali."
"Aku menghargainya."
"Jauh lebih baik."
"Jauh.. lebih baik."
"Kerja bagus."
"Cukup melegakan."
"Terima kasih."


Voice Line Audio
Menyembuhkan Survivor lain
"Kamu akan selamat."
"Andai saja kita punya biosalve."
"Usahakan jangan bergerak."
"Kita harus mengandalkan pengobatan tradisional."
"Aku sudah sering melihat orang terluka."
"Kamu menahan rasa sakitmu dengan baik."

Voice Line Audio
Dibantu (Di-unhook)
"Semoga bintang menuntunmu."
"Heroik."

"Aku akan selamat."
"Astaga."
"Kamu punya hati."
"Yang pemberani."

Voice Line Audio
Meng-unhook Survivor lain
"Kejam sekali..!"
"Tenang."
"Percayalah."
"Tenang saja."
"Aku di sini."
"Pertumpahan darah yang mengerikan..!"
"Pertumpahan darah yang mengerikan.."
"Pertumpahan darah yang mengerikan."

Voice Line Audio
Skill Check Gagal
"Takdir itu kejam."
"Tetaplah kuat."
"Sedikit kesalahan."
"Teruskan."
"Kita bertahan."

Voice Line Audio
Saat Membuka Exit Gate
"Cukup sudah."
"Tenangkan sarafmu sekarang."
"Tidak lama lagi.."
"Tidak lama lagi."
"Cepat!"
"Perangkat kuno."
"Buka, dasar benda sialan."
"Buka, dasar benda sialan!"

Voice Line Audio
Exit Gate Terbuka Sepenuhnya
"Keselamatan."
"Keselamatan!"
"Akhirnya!"
"Akhir sudah terlihat."
"Jalannya terbuka."
"Jalannya terbuka!"
"Bintang-bintang menuntunku."
"Seperti yang sudah kuduga."

Voice Line Audio
Dikejar oleh Judgment
"Makhluk sombong."

"Makhluk sombong!"
"Enyahlah, Celestial!"
"Enyahlah, Celestial.."
"Enyahlah, Celestial."
"Enyahlah, Celestial..!"
"Pergilah."
"Bukan kau!"
"Bukan kau.."
"Bukan kau..!"
"Pembunuh."
"Pembunuh!"

Voice Line Audio
Dibawa oleh Judgment
"Jangan sentuh aku..!"
"Sudah!"
"Bintang.. lindungi aku..!"
"Berhenti.."
"Berhenti..!"
"Semoga api Nova membakarmu..!"

Gallery

In-game Assets

Official Art

Outfits

Concept Art

Konsep & Desain Alternatif/Tidak Digunakan

Referensi


Catatan Komunitas

Tips dan koreksi dari pemain yang sudah dicek admin muncul di sini.