| The Trickster | |
|---|---|
| |
| Nama | Hak Ji-woon |
| Gender | Pria |
| Asal | Korea Selatan |
| Power | Showstopper |
| Tipe Attack Power | Special Attack (Blades / Laceration) |
| Weapon | Polished Head-Smasher |
| Movement Speed |
110 % | 4.4 m/s |
| Kecepatan gerak alternatif | 96.5 % | 3.86 m/s (Throw State) |
| Terror Radius |
24m (Default) 44m (S-Rank) |
| Radius Lullaby | 44 meter (Default) 0 meter (S-Rank) |
| Tinggi |
Rata-rata |
| DLC | All-Kill |
| Pengisi Suara | Titus Kim (Voice Actor) |
| Harga | 4.500 Iridescent Shards 250 Auric Cells |
| Nafas | |
| Musik Menu | |
| Musik Terror Radius | |
| Lullaby | |
Hak Ji-woon (Korea: 학지운) atau "The Trickster" adalah salah satu dari 45 Killers
yang saat ini tampil di Dead by Daylight
.
Dia diperkenalkan sebagai Killer dari All-Kill, sebuah Chapter DLC yang dirilis pada 30 Maret 2021 dan ditarik pada 8 Januari 2024.
Dia masih tersedia di In-Game Store
dan sebagai bagian dari Chapter Pack DLC Macabre Tales Pack.
Ringkasan
Dipersenjatai dengan arsenal pisau lempar, The Trickster membanjiri Survivor yang melarikan diri dengan hujan bilah yang tak henti-henti. Aksi yang tampak aman, seperti melakukan vault di Window dan menjatuhkan Pallet, berubah menjadi sasaran latihan bagi Idol K-Pop kejam ini, yang kepiawaian showmanship-nya hanya bisa ditandingi oleh haus darahnya yang penuh kegirangan.
The Trickster adalah Killer jarak jauh, mampu dengan cepat melepaskan badai bilah menggunakan Power-nya, Showstopper.
Perk pribadinya, Starstruck
, Hex: Crowd Control
, dan No Way Out
, memungkinkannya dengan cepat melumpuhkan calon penyelamat dan memblokir area lingkungan untuk keuntungannya.
Lore
Hak Ji-woon berkembang di bawah perhatian orang lain, terdorong oleh setiap mata yang mengawasinya dan setiap lidah yang menyebut namanya. Di tengah gengsi itu, ia hanya punya satu keinginan: lebih. Sejak kecil pun ia sudah menemukan cara untuk menarik kerumunan. Bekerja di restoran keluarganya, ia menarik pelanggan dengan atraksi yang ia tampilkan menggunakan pisau lempar. Turis yang mudah percaya mengira ini pengalaman tradisional Korea Selatan, dan dengan senang hati merelakan uang mereka demi menyaksikannya. Ayah Ji-woon menghabiskan penghasilan restoran untuk les tari dan vokal bagi putranya, mendorongnya untuk meraih ketenaran yang tidak pernah bisa ia raih sendiri.
Ji-woon tidak mengecewakan. Setelah bertahun-tahun memamerkan kemampuannya kepada orang-orang biasa di pentas bakat, ia mulai melangkah menuju bintang. Yun-Jin Lee, produser di Mightee One Entertainment, merekrut Ji-woon ke program pelatihannya. Ia pindah ke asrama di Seoul, tempat ia selama empat belas jam sehari dibentuk menjadi bintang, diajari cara bergerak dan bernyanyi, cara membawa diri dengan keseimbangan yang tepat antara percaya diri dan rendah hati.
Meski prosesnya melelahkan, hasilnya berhasil. Yun-Jin memilih Ji-woon untuk bergabung dengan band NO SPIN, membawa energi mentah ke lagu-lagu mereka. Ketenaran datang hampir seketika. Ji-woon hidup dalam kebingungan wawancara dan pemujaan, dan meski jadwal yang gila-gilaan itu menguras tenaga rekan-rekan bandnya, ia justru semakin bersemangat. Setiap hari adalah penegasan bahwa ia lebih hebat daripada kebiasaan biasa-biasa saja yang dimuntahkan masyarakat.
Namun seiring waktu, sampanye itu jadi hambar. Saat ia menatap para penggemarnya, ia melihat kegembiraan dan iri mereka terbagi lima arah, menipis di antara tiap anggota band. Validasi yang sempat membanjiri dirinya meninggalkan kerinduan yang putus asa akan lebih banyak.
Ji-woon terus menirukan orang lain, meniru sebuah pesona yang lama terkubur di balik kebencian. Ia merekam album terbaru NO SPIN bersama rekan-rekan bandnya tanpa pernah meleset. Setelah makan siang yang panjang, ia kembali ke studio dan mendapati nasib telah memberinya sebuah hadiah. Bau kabel terbakar tak mungkin salah. Ia bergegas ke ruang kontrol dan mendapati pintunya terhalang speaker yang roboh. Di sisi lain, rekan-rekan bandnya menggedor pintu, jeritan mereka diiringi suara api yang berderak.
Ji-woon memanggil mereka, berlari ke arah speaker, meraih salah satunya—lalu berhenti. Ia membeku. Setiap tarikan napas menjadi proses sadar yang disengaja dan menuntut seluruh perhatiannya, jeritan di dekatnya nyaris tak terdengar, hingga perlahan ia mundur. Dan kemudian ia mendengarnya. Mereka meneriakkan namanya saat terbakar. Berteriak memintanya menyelamatkan mereka. Ji-woon! Ji-woon! Hak Ji-woon! Itu suara paling indah yang pernah ia dengar. Ketika regu pemadam tiba, air matanya tulus.
Ji-woon dielu-elukan sebagai sosok tragis, seorang pahlawan yang melakukan segalanya dalam usaha sia-sia menyelamatkan teman-temannya. Yun-Jin membawanya tampil dari satu wawancara ke wawancara lain sampai tiba waktunya untuk membangun citra baru. Ia dilahirkan kembali sebagai The Trickster, seorang solois yang memproduksi lagunya sendiri, menyimpan hati lembut di balik sikap liar. Namun, jauh dari panggung konser dan televisi, sesuatu yang lebih gelap tumbuh.
Ia mengincar mereka yang tinggal sendirian, mendatangi mereka di malam hari. Korban pertama adalah seorang mahasiswa musik dengan suara yang memikat. Ji-woon membangunkannya dengan pukulan tongkat bisbol ke tengkorak, mengikat tangan dan kakinya, serta membungkam mulutnya dengan kain yang dilakban. Ia menyiksanya berjam-jam, membedah korban dalam keadaan hidup. Namun ada yang kurang—sebuah suara, sebuah koneksi. Ia ingin mendengar suara indah korban memohon saat ia membelah perutnya, tetapi yang ia dapat hanyalah rintihan teredam di balik kain.
Ia belajar dan menyesuaikan diri.
Korban harus diculik, dibawa ke sebuah gedung terbengkalai tempat ia bisa membiarkan suara mereka membawa emosi tanpa kendali. Ia menciptakan musik dari mereka, menekan titik-titik yang tepat untuk memunculkan berbagai jenis jeritan dan lolongan. Menusuk otot quadratus lumborum menghasilkan lolongan panjang yang bergemuruh, sementara menyayat arteri karotis menghasilkan bunyi seperti kucing yang dicekik. Ada kejujuran dalam penderitaan mereka. Ji-woon merekam setiap sesi, mensintesis dan mengolahnya menjadi lagu-lagunya, menyembunyikannya di balik lapisan melodi.
Ia sangat puas dengan karyanya. Ia meninggalkan petunjuk untuk polisi, menata boa bulu mink dari sesi foto baru-baru ini di sekitar leher korban yang tersayat. Untuk pembunuhan berikutnya, ia mencabut gigi seorang pria, sesuatu yang tidak dimiliki petinju dalam salah satu video musiknya. Dalam aksi mencari perhatian yang sangat berani, ia membunuh seorang penggemar yang ia temui saat acara VIP meet-up, mengganti matanya dengan kancing manset berliannya dan menulis I HAVE SEEN GOD dengan darah di dadanya. Setiap adegan adalah tontonan yang memukau.
Di antara musik dan pembunuhan, karya Ji-woon dibicarakan secara global. Namun, ketika kekerasan menjadi gaya seni favoritnya, karier musiknya terpukul. Pendapatan turun dan para eksekutif Mightee One menudingnya. Yun-Jin, dengan amarah profesional, membelanya, tetapi ia kalah suara. Diputuskan bahwa Ji-woon tidak lagi boleh memproduksi lagunya sendiri.
Keputusan itu menghancurkan. Lagu-lagunya menyatukan kemanusiaan yang tulus ke dalam musik, namun para eksekutif menolak apa pun yang tidak generik dan sesuai harapan. Biarlah. Jika mereka tidak bisa memahami seninya, ia akan memasukkan mereka ke dalamnya sampai mereka paham.
Ia punya tiga bulan sebelum tampil dalam pertunjukan privat untuk dewan direksi Mightee One; tiga bulan untuk merencanakan mahakaryanya. Ia mentransfer uang dalam jumlah tidak masuk akal kepada seorang dokter hewan sebagai ganti tabung nitrous oxide, lalu menyuap teknisi panggung teater privat Mightee One untuk mendapatkan akses ke ruangan itu. Ketenarannya memberinya keuntungan keraguan yang tidak bisa dibayangkan oleh orang biasa. Ketika pertunjukan siap, gas merembes ke dalam ruangan saat para eksekutif dan kru panggung menunggu Ji-woon, yang kebetulan sedang terlambat.
Saat ia tiba, tubuh-tubuh setengah sadar tergeletak di kursi dan merangkak di lantai. Ia bekerja cepat, mengikat semua orang, berhenti hanya ketika sampai pada Yun-Jin — wanita yang pernah menarik dirinya dari lumpur dan menempatkannya di jalan yang layak ia tempuh. Ia akan diberi penghargaan, diberi akses khusus ke pertunjukan keajaiban yang akan datang. Bahkan di bawah sedasi, ia melawan, badai yang mengamuk di dalam dirinya, jauh lebih kuat daripada yang lain. Ia menyandarkannya sebagai satu-satunya penonton, membuka paksa matanya. Yang lain, merengek dan terisak, dibawa ke atas panggung untuk menampilkan aksi terakhir mereka. Dengan seringai penuh cemooh, ia menempelkan riasan ke wajah mereka dan menyorotkan lampu panggung ke arah mereka. Mereka menjadi instrumennya.
Diiringi melodi hasil produksinya sendiri, ia menyiksa mereka, bergerak dengan anggun dari satu tubuh ke tubuh lain, memimpin crescendo opera dari rintihan mereka. Mereka berteriak, merintih, menjerit, menangis memanggil orang-orang tercinta, menangis memanggil ibu mereka. Itu adalah luapan emosi yang megah, tentang apa artinya menjadi manusia, dan mereka melakukannya dengan mata tertuju pada Ji-woon.
Darah dan jeroan mengalir dari panggung hingga, dengan lemparan pisau lemparnya, instrumen manusia terakhir terdiam dan musik pun berhenti. Berlumur keringat dan darah, Ji-woon yang kelelahan menoleh ke Yun-Jin dan membungkuk. Tirai ditutup. Ia telah mencapai kesempurnaan. Dengan pisau di tangan, ia menghampiri Yun-Jin, bersiap menuntaskan sisa urusan sebelum kredit bergulir. Namun ketika ia sampai di dekatnya —
Kabut.
Entah dari mana, ia tidak tahu, kabut itu menggulung di sekeliling mereka, lembap, sejuk... nyaman. Ia melihat panggung besar: rumah sakit dan kuil, hutan dan rumah jagal — sebuah bidang abadi yang dihiasi kait-kait berkarat, ditopang oleh jutaan mata yang akan mengawasinya, lari darinya, merasakannya. Yang harus ia lakukan hanyalah menerima, menjadi alat Kabut dan, yang terpenting, membuat mereka menjerit.
Encore!
The Archives
Tabel di bawah ini mencantumkan Lore tambahan tentang The Trickster dari The Archives, baik dari Tomes yang menampilkannya maupun dari entri Lore individual yang menyebutnya:
| Tome | Entri | Tipe |
|---|---|---|
| Tome 9 - Crescendo | Dissonance for the Dead | Karakter yang Ditampilkan |
Load-out
Unique Perks
The Trickster datang dengan 3 Perks
yang unik untuknya:
| Hex: Crowd Control | "Hex yang memastikan mereka yang lebih rendah darimu tergiring dengan benar." Setiap kali seorang Survivor melakukan aksi Rushed Vault di sebuah Window
Efek Hex bertahan sampai Hex Totem-nya di-bless atau di-cleanse oleh Survivor, yang membuatnya nonaktif sampai Trial selesai. "Kamu nggak punya kendali. Orang kayak kamu memang nggak pernah punya." — Ji-Woon Hak | |
|---|---|---|
| No Way Out | "Kamu nggak bakal membiarkan sembarang orang masuk ke ruang VIP." Setiap kali kamu meng-hook seorang Survivor untuk pertama kalinya, No Way Out mendapat +1 Token.
| |
| Starstruck | "Kemampuanmu memukau penonton yang tak ada tandingannya membuat semua orang terpesona." Setiap kali kamu menggendong seorang Survivor, Starstruck aktif:
"Nikmati momen ini, tak banyak yang bisa sedekat ini." — Ji-Woon Hak |
Prestige
Melakukan Prestige pada The Trickster akan otomatis menambahkan Tier I dari Unique Perks-nya ke inventaris semua Killer lain dan membuka kemampuan agar versi tier lebih tinggi mereka bisa muncul di Bloodweb
.
Lakukan Prestige pada The Trickster dua kali lagi untuk otomatis menambahkan Tier II dan Tier III masing-masing ke inventaris Killer lain.
Weapon: Polished Head-Smasher
Polished Head Smasher adalah Primary Weapon milik The Trickster.
Sebuah tongkat aluminium yang disesuaikan dengan tepi tajam dan gagang ikonik.
Power: Showstopper
"Keahlian memesona yang diasah seumur hidup oleh Ji-Woon Hak, melepaskan rentetan pisau dengan kecepatan kilat."
KEMAMPUAN KHUSUS: SHOWSTOPPER
The Trickster memulai Trial dengan 36 Blade terpasang.
Tahan Power button untuk masuk ke Throw State dan bersiap melempar Blades.
Lepaskan Power button untuk keluar dari Throw State.
SPECIAL STATE: THROW STATE
Selama berada di Throw State, dengan Blade siap di tangan, tekan Attack button untuk melempar satu bilah atau tahan tombol tersebut untuk meluncurkan rentetan bilah:
- Blade dilemparkan dengan kecepatan 3 Blade per detik. Kecepatan ini bertambah sebesar 5% setelah 5 Blade dan 10% setelah 10 Blade.
- Blade dilemparkan dengan kecepatan 55 m/s hingga jarak 128 meter.
- Mengurangi kecepatan geraknya menjadi 3,86 m/s, 3,53 m/s setelah melempar 5 Blade, dan 3,16 m/s setelah melempar 10 Blade.
Blades dapat diisi ulang di Locker
.
Aura
Blades di dalam Locker secara otomatis terlihat oleh The Trickster dalam jarak 36 meter, saat ia kehabisan Blades.
SPECIAL AFFLICTION: LACERATION
Survivor yang terkena Blades mengumpulkan +1 Charge Laceration, mengisi Laceration Meter mereka.
Setelah Laceration Meter penuh pada 6 Charge, Survivor yang terkena kehilangan 1 Health State
.
Laceration mulai berkurang dengan laju -1 charge setiap 4.4 detik, jika Survivor tidak terkena Blade selama 16 detik, dan langsung kehilangan -3 Charge, jika mereka terkena Basic Attack.
SPECIAL ABILITY: STYLE RANKS
Ada 6 Style Ranks: E, D, C, B, A, dan S
The Trickster mendapatkan Style Points dengan melempar Blades dan melakukan aksi berbeda secara berturut-turut.
Mendapatkan cukup Style Points membuat The Trickster naik dalam Style Ranks, setiap Style Rank meningkatkan laju lemparan Blade dan kecepatan reload.
Style Ranks akan turun ke peringkat lebih rendah jika tidak ada aksi yang dilakukan dalam beberapa saat. Melakukan aksi me-refresh timer penurunan. Timer penurunan dijeda saat melakukan aksi tertentu.
Mencapai S-Rank membuat Survivor dalam jarak 44 meter terungkap oleh Killer Instinct selama 4.4 detik.
Saat berada di S-Rank, Terror Radius meningkat menjadi 44 meter, Lullaby dinonaktifkan, penurunan Laceration Meter dijeda, dan The Trickster mendapatkan akses ke Main Event.
S-Rank turun kembali ke E-Rank setelah 66 detik, timer penurunan ini tidak dapat di-refresh atau dijeda dengan melakukan aksi.
SPECIAL ABILITY: MAIN EVENT
Tekan tombol Secondary Power untuk mengaktifkan Main Event selama maksimal 10 detik, kecuali jika The Trickster membatalkannya lebih awal dengan menekan kembali tombol Secondary Power:
- Memberikan kemampuan untuk melempar Blade dalam jumlah tak terbatas.
- Menambah kecepatan lempar Blade sebesar +66 %.
Setelah menggunakan Main Event, The Trickster akan mengalami kelelahan dan Showstopper mengalami cooldown 4 detik. Style Rank juga akan direset kembali ke E-Rank, peringkat ini dapat naik hingga B-Rank dengan mendaratkan lemparan Blade selama Main Event.
Main Event tidak dapat diaktifkan dalam jarak 20 meter dari Survivor yang di-hook.
Power Trivia
Movement Speeds:
- Berjalan saat melempar Blades: 3.86 m/s
- Setelah melempar 5 Blades: 3.53 m/s
- Setelah melempar 10 Blades: 3.16 m/s
- Berjalan saat melakukan Main Event: 3.92 m/s
Showstopper:
- Waktu untuk masuk ke Throw State: 0.3 detik
- Waktu untuk keluar dari Throw State: 1.15 detik
- Waktu pengisian Showstopper: 0.35 detik
- Waktu cool-down antar lemparan: 0.33 detik
- Pengali cool-down setelah 5 Blade: 1.05x
- Pengali cool-down setelah 10 Blade: 1.1x
- Waktu reload di Locker: 3 detik
Style Rank:
- Rank E:
- Pengali kecepatan lemparan Blade: 0.95x
- Rank D:
- Syarat Style Points: 2 Point
- Delay decay: 30 detik
- Pengali kecepatan lemparan Blade: 1.05x
- Modifikator kecepatan reload Blade: +5%
- Rank C:
- Syarat Style Points: 2 Point
- Delay decay: 27.35 detik
- Pengali kecepatan lemparan Blade: 1.13x
- Modifikator kecepatan reload Blade: +15%
- Rank B:
- Syarat Style Points: 3 Point
- Delay decay: 23.65 detik
- Pengali kecepatan lemparan Blade: 1.16x
- Modifikator kecepatan reload Blade: +23%
- Rank A:
- Syarat Style Points: 3 Point
- Delay decay: 20 detik
- Pengali kecepatan lemparan Blade: 1.2x
- Modifikator kecepatan reload Blade: +38%
- Rank S:
- Syarat Style Points: 3 Point
- Delay decay: 66 detik
- Pengali kecepatan lemparan Blade: 1.275x
- Modifikator kecepatan reload Blade: +44%
- Override Terror Radius: 44 meter
- Jangkauan Killer Instinct: 44 meter
- Durasi Killer Instinct: 4.4 detik
Style Rank - Style Points:
- Jumlah Style Points yang dikembalikan per hit Blade selama Main Event: 0.2 Point
- Style Points yang ditambahkan ke Style Rank berdasarkan aksi:
- 1 Point:
- Mengenai Survivor dengan Blade
- Membuat Survivor Injured
- Hooked seorang Survivor
- Destroyed sebuah Pallet

- Damaged sebuah Generator

- Menghancurkan sebuah Breakable Wall

- Memadamkan sebuah Boon Totem

- 2 Point:
- Menangkap seorang Survivor
- Mengenai Survivor dengan Blade sebanyak 4 kali tanpa meleset dari jarak minimal 4 meter tanpa keluar dari Throw State.
- Mengenai Survivor dengan Blade dari jarak 16 meter
- 3 Point:
- Mengenai Survivor dengan Blade melalui celah kecil
- 1 Point:
Main Event:
- Durasi bawaan: 10 detik
- Pengali Throw Rate: x1.67
- Blade dilempar 67% lebih cepat selama Main Event.
- Durasi cool-down: 4 detik
- Ini merujuk pada berapa lama Showstopper tidak dapat digunakan setelah mengakhiri Main Event.
- Waktu Charge Aktivasi Main Event: 0.15 detik
- Ini merujuk pada durasi minimum Active Ability button harus ditekan untuk mulai mengaktifkan Main Event.
- Waktu Aktivasi Main Event: 0.5 detik
- Ini merujuk pada berapa lama waktu yang dibutuhkan The Trickster untuk masuk ke Main Event.
- Waktu Deaktivasi Main Event: 3 detik
- Ini merujuk pada waktu yang dibutuhkan The Trickster untuk keluar dari Main Event.
- Waktu jeda penonaktifan Main Event: 0.7 detik
- Jeda ini digunakan untuk mencegah Player tidak sengaja langsung menonaktifkan kembali Main Event setelah mengaktifkannya, biasanya karena menahan tombol terlalu lama.
- Jangkauan anti-camp: 20 meter
- Main Event tidak dapat diaktifkan dalam jarak ini dari Survivor yang sedang di-hook.
Blades:
- Kecepatan proyektil: 55 m/s
- Offset Spawn Lateral Proyektil: 10 cm
- Offset Spawn Forward Proyektil: 48 cm
- Jarak Konvergensi Jalur Proyektil Kiri dan Kanan: 128 meter
- Jangkauan maksimum proyektil: 128 meter
- Proyektil Beruntun Maksimum: 30 Token
- Waktu peluruhan Proyektil Beruntun: 0.2 detik
- Ini mengacu pada waktu di antara input Throw setelah itu Game tidak lagi menganggap lemparan tersebut beruntun.
- Ambang batas amunisi menipis: >15 Blades
- Ini mengacu pada jumlah Blades yang diperlukan untuk menampilkan aura rak Blade di dalam Locker terdekat
.
- Ini mengacu pada jumlah Blades yang diperlukan untuk menampilkan aura rak Blade di dalam Locker terdekat
Laceration:
- Kapasitas Laceration Meter: 6 Charge
- Penundaan Decay Laceration Meter: 12 detik
- Ini mengacu pada berapa lama seorang Survivor harus menghindari terkena Blades sebelum Laceration Meter mereka mulai meluruh.
- Interval peluruhan Laceration Meter: 4.4 detik
- Jumlah peluruhan Laceration Meter: -1 Charge
- Laceration yang ditambahkan per Blade Hit: +1 Charge
- Laceration yang hilang per Basic Attack Hit: -3 Charge
Kombinasi Score Event pra-9.5.0:
- Durasi Combo Buffer: 4 detik
- Durasi Hit Grace Period: 5 detik
- Ini berlaku untuk Score Event "The Show Must Go On"
- Proyektil beruntun minimum untuk memicu Combo: 6 hit
- Ini berlaku untuk Score Event "Grand Finale", saat mendandani Survivor dengan Blades
- Skor Dasar untuk Combo: +10 poin
- Skor untuk mengisi Laceration Meter: +50 poin
- Pengali Hit Jarak Dekat: x1
- Pengali ini berlaku untuk semua Blade Hit yang berhasil pada Survivor dalam jarak 16 meter
- Pengali Hit Jarak Jauh: x2
- Pengali ini berlaku untuk semua Blade Hit yang berhasil pada Survivor yang lebih jauh dari 16 meter
- Pengali Skor Maksimum: x10
Trivia Lullaby
- The Trickster memiliki Lullaby yang unik di antara semua Killer yang memilikinya.
- Meskipun Lullaby dapat didengar dari jarak hingga 44 meter, volumenya berubah-ubah, tergantung pada seberapa jauh Survivor yang mendengarnya dari The Trickster, tidak seperti Killer lain di mana Lullaby memiliki volume tetap, bahkan bisa menjadi sunyi saat berada dekat dengan The Trickster:
- Lullaby miliknya tidak terdengar dalam jarak 8 meter darinya, tetapi tetap ada.
- Indikator Lullaby visual tidak hilang dalam jangkauan ini.
- Lullaby miliknya mulai terdengar perlahan pada jarak sekitar 8 meter dan mulai meredup pada jarak sekitar 40 meter darinya.
- Indikator Lullaby visual menghilang pada jarak sekitar 36 meter
- Lullaby miliknya paling keras dalam jarak 20 hingga 30 meter darinya.
- Ini pada akhirnya menciptakan kurva lonceng offset untuk volume Lullaby miliknya.
- Lullaby miliknya tidak terdengar dalam jarak 8 meter darinya, tetapi tetap ada.
Add-on untuk Showstopper
| Ikon | Nama | Deskripsi |
|---|---|---|
| Inferno Wires | Kabel terbakar dari kebakaran studio yang menewaskan empat dari lima anggota NO SPIN. Kematian mereka memunculkan The Trickster.
| |
| Killing Part Chords | Sekumpulan akor yang tidak pernah ditemukan lagu yang cocok oleh Ji-Woon. Namun, suaranya tetap sangat menarik.
| |
| Memento Blades | Pisau berkarat darah, aus karena terlalu sering digunakan. Digunakan selama pembunuhan awal Ji-Woon, pisau-pisau tersebut memegang tempat penting di hatinya.
| |
| Trick Pouch | Sebuah kantong dengan sejumlah saku tersembunyi. Digunakan oleh calon pesulap dan mereka yang memiliki sesuatu untuk disembunyikan.
| |
| Bloody Boa | Selendang yang dililitkan Ji-Woon di leher korban yang digorok. Sejumlah kantong tersembunyi di dalamnya.
| |
| Caged Heart Shoes | Sepatu yang dipakai Ji-Woon selama video musik One Caged Heart. Memungkinkan gerakan tarian titik yang mulus dan anggun.
| |
| Ji-Woon's Autograph | Tanda tangan dari selebriti yang dikenal sebagai The Trickster. Meskipun pergelangan tangannya sakit setelah ratusan kali melakukannya, sangat menyegarkan mengetahui bahwa ia begitu diminati.
| |
| Lucky Blade | Pisau lempar pertama yang pernah dimiliki Ji-Woon. Dibeli oleh ayahnya, ia diharapkan untuk menampilkan pertunjukan bagi mereka yang sering mengunjungi restoran keluarga. Pada setiap tebasan Blade kedelapan, bonus akan diberikan secara acak:
| |
| Tequila Moonrock | Minuman yang diciptakan di bar Changwon yang sederhana. Menjadi favorit Ji-Woon.
| |
| Fizz-Spin Soda | Kaleng soda edisi terbatas untuk mempromosikan NO SPIN. Kandungan gula dan kafein yang tinggi.
| |
| Melodious Murder | Rekaman audio dari jeritan korban yang nyaring dan jelas saat bilah pisau merobek tubuhnya. Ji-Woon memasukkan suara tersebut ke dalam salah satu trek lagunya yang paling populer.
| |
| On Target Single | Single bawah tanah yang diproduseri oleh Ji-Woon sebelum meraih ketenaran. Hanya penggemar terbesar NO SPIN yang mengoleksi permata tersembunyi ini.
| |
| Ripper Brace | Penyangga pergelangan tangan yang dipakai Ji-Woon saat syuting video musiknya, Ripper. Meskipun tidak disengaja, desainnya menstabilkan pergelangan tangan lebih baik daripada banyak penyangga medis.
| |
| Waiting For You Watch | Jam saku yang dipakai Ji-Woon saat penampilan langsung I'll Be Waiting For You. Ini adalah properti panggung yang tidak berfungsi dan tidak akan pernah berfungsi.
"Jangan lari Jangan katakan kita berakhir Tidak ada jalan untuk keluar dari iniAku akan menunggumu" — "Waiting For You" oleh NO SPIN | |
| Cut Thru U Single | Single pertama yang dirilis oleh NO SPIN setelah Ji-Woon bergabung dengan mereka. Berhasil memuncaki seluruh tangga lagu Korea.
| |
| Diamond Cufflinks | Kancing manset yang ditancapkan ke mata seorang penggemar sasaeng yang membuat kesalahan dengan menguntit Ji-Woon. Setelah dibersihkan dari darah, ada banyak hal yang bisa dilihat di balik kelap-kelipnya.
"Shst... kamu tidak perlu melihat darahmu lagi." — Ji-Woon Hak | |
| Edge of Revival Album | Death Throes Compilation | |
| Trick Blades | Pisau khusus yang hanya dianggap cacat oleh mereka yang kurang berimajinasi. Ji-Woon muda memukau para penonton dengan trik yang ia tampilkan.
Setelah memantul, pada setiap tebasan Blade kedelapan, bonus akan diberikan secara acak:
| |
| Death Throes Compilation | Kumpulan suara terakhir dari korban Ji-Woon, yang diaransemen ke dalam piringan hitam. Mengerikan dan sangat emosional.
"Tolong, jangan... jangan sakiti aku... aku tidak bisa... aku..." — Suara Tak Dikenal | |
| Iridescent Photocard | Foto mirip kaca yang tercetak dari The Fog itu sendiri. Mata Ji-Woon berkilau secara holografis di wajahnya yang tersenyum lebar.
|
Trivia Add-on
Add-on tertentu mengubah The Trickster's Chase Theme dengan menggantikan layer Chase default (perhatikan bahwa mereka tidak bisa menimpa layer Chase S-Rank):
| Edge of Revival Album |
Death Throes Compilation |
|---|---|
Achievements
- Artikel utama: Achievements
Ada 2 Achievement yang terkait dengan The Trickster:
| Ikon | Nama | Deskripsi |
|---|---|---|
| Adept Trickster | Saat memainkan The Trickster, raih Merciless Victory hanya dengan menggunakan 3 Unique Perks miliknya: Starstruck | |
| One Thousand Cuts | Berikan damage Laceration maksimal kepada Survivor sebanyak total 50 kali. |
DLC
Artikel utama: Downloadable Content
The Trickster termasuk dalam 3 DLC:
- DLC Chapter:
- All-Kill (dipensiunkan)
- DLC Pack:
- Macabre Tales Pack (Chapter Pack)
- Terror Expansion Pack (Character Pack)
Catatan Perubahan
Patch 4.6.1
- Buff: menambah kecepatan gerak awal Throw State The Trickster dari 3.68 m/s atau 92 % menjadi 3.86 m/s atau 96.5 %.
- Buff: menambah kecepatan gerak akhir Throw State The Trickster dari 2.68 m/s atau 67 % menjadi 3.68 m/s atau 92 %.
- Buff: menambah kecepatan gerak Main Event The Trickster dari 3.68 m/s atau 92 % menjadi 3.86 m/s atau 96.5 %.
- Buff: menghapus penyebaran acak saat melempar Blades.
- Buff: menambah jeda penurunan Laceration Meter dari 15 detik menjadi 20 detik.
- Buff: menurunkan waktu Wind-up dari 0.5 detik menjadi 0.35 detik.
- Buff: mengurangi cooldown Main Event dari 10 detik menjadi 5 detik.
- Nerf: menambah waktu Wind-down dari 1 detik menjadi 1.25 detik.
- Quality of Life: menurunkan intensitas Recoil dengan mengurangi variasi Angle saat melempar Blades dari 10 ° menjadi 5 °.
- Quality of Life: mengubah Artwork Laceration Meter agar lebih jelas membedakan saat meter penuh dan sebagian penuh.
Patch 5.0.0
Patch 5.1.0
Patch 5.1.1
Patch 5.4.0
Patch 7.3.0
Patch 7.4.0
- Buff: menambah kecepatan gerak default-nya dari 4.4 m/s menjadi 4.6 m/s.
- Buff: mengurangi threshold untuk membuka Main Event dari 30 Blades menjadi 8 Blades.
- Nerf: menambah Terror Radius The Trickster dari 24 meter menjadi 32 meter.
- Nerf: menambah Laceration Meter dari 6 hit menjadi 8 hit.
- Nerf: mengurangi delay Decay dari Laceration Meter dari 15 detik menjadi 10 detik.
- Nerf: memangkas separuh durasi Main Event dari 10 detik menjadi 5 detik.
- Nerf (undocumented): menambah laju Decay Laceration dari -0.3 c/s saat berlari dan -0.4 c/s di waktu lain menjadi -0.5 c/s setiap saat.
- Nerf (undocumented): mengurangi pengali Throw Rate Main Event dari 66 % menjadi 33 %.
- Nerf (undocumented): kecepatan lempar tidak lagi meningkat saat melempar Blades secara berurutan.
- Perubahan ini secara efektif membatasi kecepatan lempar The Trickster dari maksimal 0.25 detik antar lemparan Blade menjadi base 0.33 detik.
- Nerf (undocumented): mengurangi jendela Activation Main Event dari 30 detik menjadi 24 detik.
- Quality of Life: menghapus efek Recoil saat melempar Blades.
- Quality of Life: menghapus pengurangan kecepatan gerak secara bertahap saat terus-menerus melempar Blades.
- Quality of Life: menekan tombol Active Ability dalam 0.3 detik setelah mengaktifkan Main Event tidak lagi membatalkannya.
- Quality of Life: menambahkan durasi bonus 0.5 detik yang bertumpuk ke Main Event untuk setiap Combo Score Level yang dicapai.
Patch 7.4.2
Patch 9.5.0
- Change: Basic-break, Hook, Grab, Snuffing Boon Totem, dan hit melalui celah kecil di terrain sekarang berkontribusi ke Combo Score/Style Rank.
- Change: waktu decay Style Rank dinaikkan secara besar-besaran, namun waktu tersebut berkurang per Style Rank yang didapat.
- Change: Style Rank sekarang selalu terlihat sebagai elemen HUD saat memainkan The Trickster.
- Buff: Setiap Style Rank yang didapat, kecepatan Blade Throwing dan Reload meningkat.
- Buff: Saat mencapai S-Rank, Survivor dalam jarak 44 meter dari The Trickster akan terlihat dengan Killer Instinct selama 4.4 detik.
- Buff: Saat mencapai S-Rank, Survivor mengalami decay Laceration 50% lebih lambat.
- Buff: Saat mencapai S-Rank, Lullaby The Trickster dihapus.
- Nerf: kecepatan lempar dasar The Trickster (di E-Rank) berkurang 5%.
- Nerf: Saat mencapai S-Rank, Terror Radius The Trickster ditingkatkan menjadi 44 meter.
- Nerf: Main Event hanya bisa diaktifkan saat S-Rank.
- Nerf: Menggunakan Main Event mereset Style ke E-rank dan menghapus semua bonus terkait.
- Quality of Life: Saat Main Event berakhir, kamu mendapatkan sebagian Style Point untuk setiap hit Blade selama Main Event.
- Buff: Laceration Meter dikurangi dari 8 menjadi 6.
- Buff: menambah waktu yang dibutuhkan untuk decay 1 charge Laceration Meter dari 2 detik menjadi 4.4 detik.
- Buff: Laceration sekarang decay 1 per satu, bukan kehilangan progres secara bertahap setelah jendela decay delay berakhir.
- Perubahan ini dicapai dengan membuat Laceration Meter decay 1 charge setiap 4.4 detik, alih-alih decay dengan laju -0.5 c/s.
- Buff: mengurangi waktu untuk masuk ke Throw State dari 0.35 detik menjadi 0.3 detik.
- Buff: mengurangi waktu untuk keluar dari Throw State dari 1.25 detik menjadi 1.15 detik.
- Buff: memperkenalkan kembali peningkatan laju lemparan Blade per Blade yang dilempar secara berurutan.
- Kecepatan lempar sekarang meningkat secara bertahap sebesar 5% setelah 5 lemparan dan mencapai maksimum 10% setelah 10 lemparan.
- Dibandingkan versi sebelumnya dari mekanik ini, yang menambah kecepatan lempar sebesar 13.33% setelah 4 lemparan dan 30% setelah 8 lemparan, efeknya jauh kurang berdampak dibanding sebelumnya.
- Buff: durasi Main Event meningkat dari 6 detik menjadi 10 detik.
- Buff: mengurangi cooldown power setelah menggunakan Main Event dari 5 detik menjadi 4 detik.
- Buff: Meningkatkan kecepatan gerak Main Event dari 3.86m/s menjadi 3.92m/s.
- Buff: Base Terror Radius berkurang dari 32 meter menjadi 24 meter.
- Nerf: kecepatan gerak berkurang dari 4.6 m/s menjadi 4.4 m/s.
- Nerf: kapasitas Blade maksimum berkurang dari 44 menjadi 36.
- Nerf: menambah waktu dasar antar lemparan Blade dari 0.3 detik menjadi 0.33 detik.
- Nerf: memperkenalkan kembali penalti kecepatan gerak saat berada di Throw State per Blade yang dilempar secara berurutan.
- Kecepatan gerak kini menurun dari dasar 3.86m/s menjadi 3.53m/s setelah 5 lemparan, dan mencapai batas minimum 3.16m/s setelah 10 lemparan.
- Dibandingkan iterasi sebelumnya dari mekanik ini, yang menurun dari dasar 3.86m/s mulai setelah 8 lemparan, dan mencapai batas minimum 3.68m/s setelah 30 lemparan, efeknya jauh lebih berdampak dibanding sebelumnya.
- Nerf: penundaan penurunan Laceration Meter berkurang dari 15 detik menjadi 12 detik.
- Nerf: Main Event tidak lagi bisa diaktifkan saat berada dalam jarak 20 meter dari Survivor yang di-hook.
- Quality of Life: Laceration Meter kini selalu terlihat di potret Survivor, bahkan saat kosong.
- Ini memungkinkan Survivor langsung tahu bahwa mereka menghadapi The Trickster saat mereka muncul.
- Quality of Life: VFX hit Blade dikerjakan ulang agar tidak terlalu mengganggu dan secara visual menunjukkan berapa banyak Blade yang mengenai Survivor.
Patch 9.5.1
Patch 9.5.2
Trivia
General
- The Trickster adalah salah satu Killer dengan penampilan paling manusiawi di game, karena ia tidak memiliki perubahan tidak alami dari Entity.
- Berbagai warna matanya, tergantung pada kosmetik yang dipilih, berasal dari penggunaan softlens, sebagaimana dikonfirmasi dalam video “Consultation with Kevin Woo” [1].
- Secara umum, warna mata (dan rambut) alami orang Korea berkisar dari cokelat tua hingga hitam.
- Dalam kode Game, Showstopper dan Main Event masing-masing disebut sebagai "Flurry of Knives" dan "Super Mode".
- The Trickster adalah Killer pertama yang memiliki hubungan profesional jangka panjang dengan rekan Survivor-nya sebelum keduanya memasuki Realm Entity.
- Melodi yang dinyanyikan The Trickster setelah men-hook Survivor adalah "Ring a Ring o' Roses", sebuah lagu anak-anak tradisional Inggris kuno. Lagu ini biasanya dinyanyikan anak-anak dengan nada mengejek, dan The Trickster menggunakannya untuk mengejek para Survivor.
- The Trickster adalah Killer pria kedua yang bergerak dengan kecepatan 4,4 m/s.
- The Trickster adalah Killer ketiga yang memiliki Memento Mori di mana Survivor ditampilkan dalam posisi berdiri.
- The Trickster adalah Killer ketiga dengan Lullaby Radius.
- Kemampuan The Trickster membawa 44 Blade dalam bentuk dasarnya kemungkinan merujuk pada Tetraphobia (ketakutan pada angka 4), takhayul yang paling umum di Asia Timur karena kata untuk "empat (四)" terdengar mirip, atau bahkan sama, dengan kata "kematian (死)" dalam beberapa bahasa, misalnya bahasa Korea (Sa/사) dan Jepang (Shi/し). Dengan begitu, jumlah bladenya secara teknis diucapkan "death death" dalam bahasa Korea.
- Outfit The Trickster's Fire Moon Performer (sebuah Hanbok) didasarkan pada warisan Korea-nya, tema yang juga dimiliki oleh Outfit Lunar Fusion milik Jake dan Outfit Fire Moon Mourner milik Yun-Jin.
- Tersirat bahwa The Trickster menyusun musik chase-nya sendiri, karena lapisan chase berisi kumpulan rintihan dan jeritan yang sangat diedit, sejalan dengan lore-nya.
- The Trickster adalah Killer pertama yang secara retroaktif menerima animasi pemilihan lobi yang baru.
- The Trickster adalah Killer kedua yang musik chase-nya dapat dimodifikasi oleh faktor lain dalam game, yang pertama adalah Legion
. - Trickster adalah Killer pertama yang memiliki voice-line terkait map. Saat bermain di Trickster's Delusion, jika ia melihat billboard MiNA, ia menunjukkan kekesalan terhadapnya.
Bahasa
- The Trickster telah menerima voice-line baru dengan All-Kill: Comeback.
- Ini menjadikannya karakter Original pertama yang menerima voice-line pasca-rilis.
- The Trickster adalah Killer pertama yang berbicara dalam bahasa kontemporer (Korea) dan yang kedua yang berbicara selama Memento Mori-nya.
- Sebelum membunuh seorang Survivor, The Trickster berkata "간다!" (Ganda), yang kurang lebih berarti "[Kamu] mau pergi?". Ini merujuk pada animasi Survivor, saat mereka bangkit dan mencoba menjauh dari The Trickster.
- Setelah membunuh seorang Survivor, The Trickster berkata "감사합니다!" (Gamsahabnida), yang berarti "Terima kasih!".
- Saat terkena stun, The Trickster berkata "제기랄!" (Jegiral), yang berarti "Sialan!".
- Saat terkena stun, The Trickster berkata "젠장!" (Jenjang), yang berarti "Sial!".
- Saat terkena stun, The Trickster berkata "빌어먹을!" (Bileomeogeul), yang berarti "Brengsek!"
- Saat terkena stun, The Trickster berkata "짜증나..." (Jjajeungna), yang berarti "Menyebalkan..."
- Saat terkena stun, The Trickster sebagian berkata "아 씨발." (A ssibal), yang berarti "Astaga, sialan."
- Saat mengisi ulang Blade-nya di Locker, The Trickster berkata "이거야!" (Igeoya), yang berarti "Ini dia!".
- Saat menemukan Survivor di dalam Locker, The Trickster berkata "찾았다!" (Chajatda), yang berarti "Ketemu!".
- Saat menemukan Survivor di dalam Locker, The Trickster berkata "여기 있네!" (Yeogi itne), yang berarti "Ternyata kamu di sini!".
- Saat men-hook Survivor, The Trickster berkata "좋았어!" (Johatseo), yang berarti "Bagus!".
Dialog Suara
- The Trickster adalah Killer pertama yang memiliki voice-line dan aktif berbicara selama Trial, dalam hal ini dalam bahasa ibunya, bahasa Korea Selatan.
- Ini juga menjadi awal penggunaan subtitle dalam game.
- The Trickster adalah karakter pertama yang memiliki voice-line khusus untuk sebuah map.
- Ini juga berlaku untuk MiNA.
| Subtitle/Voice Line di Game | Audio |
|---|---|
| Dipilih di Menu | |
| "Bawa sorotannya ke sini." | |
| "Semua mata tertuju padaku." | |
| "Ini panggungku." | |
| "Malam ini pertunjukan besarnya." | |
| "Semua ini untukku." | |
| "Kehebatan ada dalam diriku." | |
| "Mereka akan memujaku." | |
| "Aku telah melihat tuhan di cermin." | |
| "Mereka tidak pantas untukku." | |
| "Instrumenku adalah rasa sakit." | |
| "Sebuah lagu dari jeritan..." | |
| "Cintai aku. Takutlah padaku." | |
| "Kematian adalah lagu yang kumainkan." | |
| "Ah, antusiasmenya..." | |
| "Malam ini, lagu baru..." | |
| "Para penggemarku menunggu." | |
| "Tanpa aku pasti membosankan." | |
| "Lanjutkan pertunjukannya." | |
| "Akulah mahakaryanya." | |
| "Akulah yang mereka dambakan." | |
| Subtitle/Voice Line di Game | Audio |
|---|---|
| Awal Trial | |
| "Suara mereka akan bergema dalam penderitaan." | |
| "Waktunya tampil." | |
| "Ini akan jadi pencapaian terbesarku." | |
| "Mereka milikku untuk dimanipulasi." | |
| "Biar kurasakan ini." | |
| "Wajar mereka mengidolakanku." | |
| "Mereka akan menjerit ketakutan." | |
| "Jantungku berdegup kencang untuk ini." | |
| "Mereka akan mati sambil bernyanyi." | |
| "Ayo kita buat musik." | |
| "Demi darah dan nyanyian." | |
| "Saatnya aku menunjukkan diriku." | |
| Subtitle/Voice Line di Game | Audio |
|---|---|
| Meng-hook seorang Survivor | |
| "Lebih keras!" | |
| "Takutlah padaku." | |
| "Menangis saja sana." | |
| "Rasa sakit adalah satu-satunya hal yang cocok untukmu." | |
| "Kamu daging yang pantas digantung." | |
| "Enyahlah dari pandanganku." | |
| "Teriakkan namaku." | |
| "Kamu adalah instrumenku." | |
| "Tak berharga. Lemah." | |
| "Matilah demi kesenanganku." | |
| Subtitle/Voice Line di Game | Audio |
|---|---|
| Stunned | |
| ""Kesal banget!"" | |
| "Sial!" | |
| ""Sial!"" | |
| ""Sialan... brengsek!"" | |
| ""Ya ampun."" | |
| ""Apa-apaan sih?"" | |
| Subtitle/Voice Line di Game | Audio |
|---|---|
| Menemukan seorang Survivor di dalam Locker | |
| ""Tidak lain hanyalah sampah."" | |
| ""Keluar, pengecut!"" | |
| ""Sembunyi seperti anak kecil?"" | |
| ""Coba hentikan aku."" | |
| ""Ayo, teriak saja."" | |
| ""Lemah yang penakut."" | |
| ""Kamu sudah berusaha, belum?"" | |
| ""Korban yang menyedihkan."" | |
| ""Cuma tikus lain."" | |
| ""Ini rencanamu?"" | |
| ""Ketemu kamu!"" | |
| ""Ketemu!"" | |
| Subtitle/Voice Line di Game | Audio |
|---|---|
| "Mengisi ulang Blades" | |
| "Ayo pergi." | |
| ""Sudah saatnya."" | |
| ""Mati, mati!"" | |
| ""Mintalah ampun."" | |
| ""Tidak ada lagi lari."" | |
| ""Pestanya sudah selesai."" | |
| ""Inilah saatnya."" | |
| ""Sudah diasah dan siap."" | |
| ""Penampilan terbaik!"" | |
| ""Hahaha!"" | |
| ""Ayo main."" | |
| ""Keraskan lagi."" | |
| Subtitle/Voice Line di Game | Audio |
|---|---|
| Melakukan Memento Mori | |
| ""Akan kucincang kamu."" | |
| ""Jerit, babi."" | |
| ""Mati kau, bodoh."" | |
| ""Enyah dari panggungku."" | |
| "Ini bakal sakit." | |
| "Mati. Terlupakan." | |
| "Penampilan yang memalukan." | |
| "Kamu meleset dari nada." | |
| "Sungguh kegagalan." | |
| "Ha, lihat ekspresimu." | |
| "Ayo kita mulai! Aw yeah!" | |
| "Terima kasih!" | |
| Subtitle/Voice Line di Game | Audio |
|---|---|
| Trickster's Delusion - Advertisement Scripted Sequence | |
| "Tiruan murahan sialan." | |
| "Akan kupotong-potong dia." | |
| "Ini aku untuk orang-orang bodoh." | |
| "Seni sudah mati, dan dialah yang membunuhnya." | |
| "Tidak ada yang bisa menggantikanku!" | |
| "Sampah buatan." | |
| Subtitle/Voice Line di Game | Audio |
|---|---|
| Stunned oleh seorang Survivor | |
| "Oh, sialan!" | |
| ""Kesal banget!"" | |
| "Sial!" | |
| "Sialan!" | |
| Melakukan Memento Mori | |
| "Ayo kita mulai! Aw yeah!" | |
Gallery
In-game Assets
Official Art
- The Trickster dan Lee Yun-jin
bekerja sama
Old Assets
Outfits
Concept Art
Catatan Komunitas
Tips dan koreksi dari pemain yang sudah dicek admin muncul di sini.




































































































